
Sepi, sunyi dan dingin yang ku rasakan saat ini. Gelap kan terang bintang nan hilanglah yang menantiku di pagi ini. Bertemani suara kokok burung yang bersahutan ku coba keluar dari rumah dan melihat betapa indah serumpun shubuh di pagi ini. Kurenungi gelap kan hilang ini mencoba hilang waktu demi waktu, udara yang belum terkontaminasi pun mencoba hilang dari nafas seiring waktu. Aku berfikir mengapa keindahan di shubuh ini selalu ditinggalkan orang banyak? di benak hatiku pun juga bertanya mengapa keindahan serumpun shubuh ini tidak tahan lama?
Ttiba-tiba setetes embun jatuh di telapak tanganku dan membuyarkan lamunanku. Subbhanallah..
betapa dinginya embun ini menusuk telapakku. Tetapi lama-lama kelamaan aku merasa keanehan, embun yang jatuh ke seluruh tubuhku hingga basah kuyup........
Tiba-tiba aku terbangun dan melihat seorang ibu membawa ember yang berisi air yang baru disiramkan kepada sang pemimpi.....
(Semoga dapat ambil hikmahnya bahwa keindahan di shubuh itu tak terkalahkan)
Indahnya Serumpun Shubuh
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
4 komentar:
Setuju, keindahan shubuh memang tiada tara. Btw, kasihan ya yang kena siram ember oleh ibunya, hehe.
Hmmm indah sekali suasana pagi hari
wah, dian kata2nya menyentuh bgt...
wah, kamu bener banget Yan!......
tapi kalau pagi-pagi duingiiiinnnnnnnnnnn...
berrr,...berrrrr.........
Poskan Komentar
Setiap komentar anda membantu menyemangati aku tuk membuat artikel yang lebih bagus.
Thank's..