Hari demi hari tlah kita lewati bersamaan dengan jalannya waktu. Tak terasa umur kita hari demi hari berkurang kemakan oleh waktu. Patut bersyukur jika kamu masih diberi kesehatan bagi-Nya. Tak seperti 2 seniman kita.
Turut berduka untuk Mbah surip dan Ws Rendra. Beliau meninggal dengan selang waktu yang amat dekat. Mbah surip, 30 tahun merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib kesana merupakan sebuah usaha untuk mencari apa yang ia inginkan. Tetapi ketika keinginan itu sudah dicapainya, hanya 3 bulan saja ia merasakannya. Mungkin ini adalah jalan kehidupan mbah surip.
Belum air mata ini kering tuk mbah surip, kembali air mata ini deras buat Ws. Rendra. Ws. Rendra merupakan seniman kita yang berjasa bagi negara. Mengingat puisi-puisinya yang sungguh mengena merupakan sebuah anugrah bagi para pembacanya. namun sekarang beliau telah tiada. Kini tinggal karya-karyanya yang patutu kita kenang tuk selama-lamanya.
selamat jalan senimanku semoga kau diterima disisi-Nya Amien....
Air Mata Kesedihan
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
4 komentar:
Ya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya 2 seniman besar itu. Semoga arwah keduanya diterima disisiNya.
turut brduka cita....semoga mereka selalu bahagia di sana...amiiin...
Btw salam kenal ya...
turut berduka cita,semoga semua amal ibadahnya diterima -Nya.amien
Semoga kedua seniman yang telah meramaikan seni di Indonesia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME
Amien
Poskan Komentar
Setiap komentar anda membantu menyemangati aku tuk membuat artikel yang lebih bagus.
Thank's..